pacaran pertama kali
bukan berarti cinta pertama dalam hati
sekian banyak yg mendampingi
hanya satu yg selalu bertahta di hati
selalu terbayang
selalu teringat
walau pun sudah tak ingin mengingat
kebaikan
dan keburukan
suka maupun duka
masih lekat dalam memory
akan jadi kenangan yang indah
untuk perjalanan hidup q nanti
menjadi sebuah cerita
untuk di hari tua nanti
sambil tersenyum q
kan bercerita
indah nya hari''
dimasa muda
manis dan pahit
telah q rasakan smua
mencintai dan di cintai
di khianati dan di duai
pertemuan dan perpisahan
semua itu begitu buat
mata sayu q
selalu basah oleh air mata
terima kasih TUHAN
telah di berikan nikmat
hidup yang begitu indah
dan penuh keseimbangan
ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB.
ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB.
salam sejahtera bagi smua.selamat datang di diary naea.yg hanya berisikan jeritan hati,yang tak dapat tersampaikan melalui tutur kata.bila ada kata yg tak berkenan.dan bila ketersinggungan dari pihak lain,itu suatu ketidak sengajaan.diary ini hanya lah suatu perjalanan cerita dari seoarang NAEA.seorang hamba,yang hanyalah ingin berkreasi tumpahkan isi hati.bila ada kurang bagus dalam berkarya bahasa.NAEA MOHON MAAF DAN HARAP MAKLUM ADANYA.
TERIMA KASIH
WASSALAMU'ALAIKUM WR.WB
Total Tayangan Halaman
Senin, 09 April 2012
semangad...!!!
Kau
Terus melaju
Saat badai ujian menerpa tubuh yang lusuh
Tapi hati moe jangan mudah rapuh
Kadang lelah memeras peluh
Tapi api semangat membunuh luluh
Kaki moe terus lah melangkah
Seiring desah berserah
Semangatlah
Semangat para pemenang
Yang tak mematikan harapan
Dan senantiasa berbaik sangka pada Tuhan
Ikhtiarmoe
Ikhtiar para pejuang
Yang tak mudah melemas
Yang tak mudah memelas
Tak mudah melunglai sebelum batas
Ikhlasmoe
Ikhlas para pembelajar
Yang tak bosan mengarahkan hati
Pada penghambaan sejati
Yakinmoe
Ujian diberikan
Terus melaju
Saat badai ujian menerpa tubuh yang lusuh
Tapi hati moe jangan mudah rapuh
Kadang lelah memeras peluh
Tapi api semangat membunuh luluh
Kaki moe terus lah melangkah
Seiring desah berserah
Semangatlah
Semangat para pemenang
Yang tak mematikan harapan
Dan senantiasa berbaik sangka pada Tuhan
Ikhtiarmoe
Ikhtiar para pejuang
Yang tak mudah melemas
Yang tak mudah memelas
Tak mudah melunglai sebelum batas
Ikhlasmoe
Ikhlas para pembelajar
Yang tak bosan mengarahkan hati
Pada penghambaan sejati
Yakinmoe
Ujian diberikan
selama masih ada waktu
Dalam tatap
Ada ratap
Penuh harap
.
Dalam sendu
Ada syahdu
Penuh rindu
.
Dalam galau
Ada hirau
Meski risau
.
Harap, rindu, risau
Menyatu dalam serak purau
Selama masih ada walau.
dengarkan hati q
Coba Dengarkan Isi hati Q ini..
Yang Tertuang Dari Kertas Putih Hati ini..
Usah Kau Ragu Akan Besarnya Cinta Q..
Dan Usah Kau Bimbang Akan Sayang Q..
Tak Pernah Kurang Sayang Yg Q Beri..
Tak Pernak Berkurang Cinta Ini..
AQ Relakan Kekecewaan Q..
AQ Pertaruhkan Harga Diri Q..
Sakit Tak Pernah Q Hirau Demi Diri Mu.. Luka..
Q Coba Simpan Perih Dan Sakitnya..
Tapi Sampai Detik Ini..
Tak Sedikitpun Kau Bisa Memahami Q..
Tak Hanya Kau Yg Pernah Kecewa..
Atau Merasakan Luka Perih Dari Cinta..
Tapi Usah Kau Bayangi Di Cinta Ini..
Tak Pernah Ada Kata Q Yg Kau Dengar..
Hingga Tlah Habis Kata Tuk Bersuara..
Kini Q Turuti Isi Hati Mu. JIka Kau Masih Ingin Pertahankan..
Cinta Kau Dan aQ..
Cobalah Mengerti aQ..
Dan Usah Bayangi Dgn Masa Lalu Mu
rindu
ku mrindukanmu
ketika aku tahu kau tlah jauh berlalu
aku mencari bayanganmu
ketika malam tak lagi menampakkan wajahmu
aku memanggil namamu
diantara gelapnya hutan tak berlampu
kais,
dimanakah dirimu?
dimana kau sembunyikan wajahmu?
aku rindu…
ketika aku tahu kau tlah jauh berlalu
aku mencari bayanganmu
ketika malam tak lagi menampakkan wajahmu
aku memanggil namamu
diantara gelapnya hutan tak berlampu
kais,
dimanakah dirimu?
dimana kau sembunyikan wajahmu?
aku rindu…
menemani dalam sunyi
Gelap,
hanya tersisa hitam
dan secercah sinar bulan yang redup
Tertunduk menanti Surya
yang sedang terlelap
Menepuk bahuku yang mulai lelah
Dan kelopak mataku yang gelisah
Taak bisa kuterjaga di dekatmu
Tapi tanganku
masih menggenggam erat potretmu
yang kelak kubawa bermimpi
Inginku di sampingmu
menyelimutimu dengan kedamaian
dan kehangatan malam
Bukan karena kakiku t
ak mampu menapaki jalan ke sampingmu
Tapi karena malam
tak izinkan kita bersua
Malam memang selalu gelap
Tapi malam ini
kubawakan cahaya dari ruang kalbuku
Mungkin ....
tak sebenderang mentari
Tapi tak akan redup karena malam
Jangan kau menangis karena sepi
Karena senyummu
yang kan membawaku pada mimpimu
Dan senyumku di sini
kan menemani malammu
hati tak akan berbohonk
ku sedang mencari damai..
Kutanyakan pada Bulan,
“Ku merasa tak menyimpannya”
Kutanyakan pada Mentari,
“Ku sudah lama tak melihatnya”
Kutanyakan pada Bintang,
“Ku tak pernah mendengar kabarnya”
Kubertanya pada Laut,
“Mungkin telah tenggelam di dasarku”,
Kubertanya pada Gunung,
“Mungkin sudah berada di puncakku”,
Kubertanya pada Angin,
“Mungkin telah tertiup hembusanku”,
Kubertanya pada Hatiku,
Hanya ia yang tak menjawabnya.
Kutanyakan pada Bulan,
“Ku merasa tak menyimpannya”
Kutanyakan pada Mentari,
“Ku sudah lama tak melihatnya”
Kutanyakan pada Bintang,
“Ku tak pernah mendengar kabarnya”
Kubertanya pada Laut,
“Mungkin telah tenggelam di dasarku”,
Kubertanya pada Gunung,
“Mungkin sudah berada di puncakku”,
Kubertanya pada Angin,
“Mungkin telah tertiup hembusanku”,
Kubertanya pada Hatiku,
Hanya ia yang tak menjawabnya.
Langganan:
Postingan (Atom)