seberapa kerinduan hati yang menyiksa
tak dapat terhitung dengan jemari lengkap ku
serasa dada terhimpit oleh batu'' reruntuhan candi
yang terkoyak bumi
andai aq sang burung
tak perlu aku bersusah,,,,,
kan ku kepakan sayap menuju nirwana
tuk temui kau sang pecinta
andai aku seorang peri.........
tak perlu aq bergundah
ku ayunkan tongkat bulan
tuk berdiri di hadap mu dengan sekilap mata
wahai sang pangeran dhaka
wahai sang pangean
aku hanya bisa meraih telvon genggam
melihat dan melihat
andai kau kirimkan layang
kecewapun bersarang
kegalauan pun menerpa
semua pertanyaan yg di benak memenuhi rongga kepala
ku buka layar gadged_q
meneliti dimana kah kau berada
namun tetap saja kau tak muncul jua
penuh dg cemas dan rindu berderu dalam kalbu
mengharap
kau lekas mengingat ku
wahai rindu ku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar